Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menikah

Pernikahan adalah fitrah manusia, maka dari itu dianjurkan untuk menikah karena pernikahan merupakan naluri kemanusiaan. Apabila naluri ini tidak dipenuhi dengan jalan yang sah, yaitu pernikahan, maka ia akan mencari jalan-jalan lain yang menjerumuskan manusia ke lembah hitam yaitu perzinahan.
Akan tetapi pernikahan bukanlah hal sepele yang hanya bertahan untuk beberapa waktu saja melainkan untuk selamanya seumur hidup. Perlu banyak pertimbangan agar nantinya tidak ada kesalahan hingga berujung pada penyesalan seumur hidup.
Berikut beberapa pertimbangan yang diperlukan sebelum memutuskan untuk menikah.
1.Hati dan logika haruslah sejalan
Sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan, harus dipikirkan baik-baik apakah memang betul dia adalah sosok yang tepat yang akan mendampingi kamu mengarungi bahtera rumah tangga yang tidak singkat ini. Jangan sampai kamu mengorbankan diri hidup bersama dengan seseorang yang sebenarnya tidak terlalu kamu cintai hanya demi memenuhi keinginan keluarga.
2.Keadaan Financial
Akan tetapi pernikahan bukanlah hal sepele yang hanya bertahan untuk beberapa waktu saja melainkan untuk selamanya seumur hidup. Perlu banyak pertimbangan agar nantinya tidak ada kesalahan hingga berujung pada penyesalan seumur hidup.
Berikut beberapa pertimbangan yang diperlukan sebelum memutuskan untuk menikah.
1.Hati dan logika haruslah sejalan
Sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan, harus dipikirkan baik-baik apakah memang betul dia adalah sosok yang tepat yang akan mendampingi kamu mengarungi bahtera rumah tangga yang tidak singkat ini. Jangan sampai kamu mengorbankan diri hidup bersama dengan seseorang yang sebenarnya tidak terlalu kamu cintai hanya demi memenuhi keinginan keluarga.
2.Keadaan Financial

Kondisi keuangan yang tidak stabil seringkali menjadi alasan terjadinya pertengkaran dalam pernikahan. Terlebih kebutuhan setelah pernikahan tidaklah sedikit. Ada banyak tagihan baru yang harus ditanggung bersama seperti tagihan listrik, kebutuhan makan sehari-hari, keperluan dapur, dll. Oleh sebab itu perlunya persiapan yang matang untuk menghadapi pernikahan terutama perihal keuangan.
3.Adanya Kehidupan Privasi
Terkadang banyak orang berpikir dengan menikah masing-masing individu harus berbagi segalanya bersama, tidak memiliki kehidupan privasi masing-masing. Hal ini yang seringkali menjadi masalah dalam pernikahan terutama pada pasangan muda yang merasa tidak lagi memiliki kebebasan untuk berekspresi. Oleh sebab itu alangkah baiknya komunikasi sejak awal perlu terjalin. Membuat kesepakatan bersama tentang hak privasi masing-masing selama tidak berlebihan dan dapat saling menjaga kepercayaan, sah-sah saja.
4.Cerdas Mengelola Emosi
4.Cerdas Mengelola Emosi

Pernikahan adalah menyatukan dua insan berbeda yang tentunya memiliki pemikiran yang berbeda pula. Perbedaan pendapat pasti terjadi, dan diperlukan hati yang lapang untuk saling menjaga emosi untuk kehidupan pernikahan yang lebih baik. Emosi hanya akan merusak keindahan hidup berumahtangga.
5.Tidak Merasa Tertekan
Banyak laki-laki maupun perempuan merasa tertekan dalam menjalani suatu hubungan. Pastikan dulu apa penyebab rasa tertekan tersebut. Jika rasa tertekan yang muncul akibat ketakutan akan hilangnya kebebasan apabila telah menikah nanti, maka ada baiknya untuk berkomunikasi dengan pasangan tentang hal ini untuk mengurangi rasa tertekan tersebut.
6.Hidup Akan Lebih Baik dengan Adanya Dirinya
Renungkanlah, bagaimana kehidupanmu dengan atau tanpa adanya dirinya? Apakah lebih baik, atau jauh lebih merepotkan jika bersama. Jika kehadirannya membuat hidup lebih baik, maka kamu sudah siap untuk menikah dengannya. Hubungan akan langgeng jika kedua belah pihak meraih suatu hal yang lebih baik.
7.Siap Melepaskan Segalanya
Dengan menikah, kamu harus siap melepas segalanya. Kamu tidak dapat dengan leluasa pergi tanpa izin pasangan. Semua demi kehidupan bersama. Jika ada yang mengajak untuk tidak peduli terhadap pasangan dan tetap bersikap seperti masih sendiri, kamu dapat menolaknya. Karena dalam suatu hubungan keluarga ada hak dan kewajiban yang wajib dilaksanakan.
8.Visi dalam Pernikahan
Apa rencanamu dengan pasangan setelah menikah? Bagaimana rencana jangka panjang mu nantinya? Semuanya harus dibicarakan bersama dengan pasangan. Karena hidup berkeluarga tidak hanya sehari, dua hari ataupun setahun dua tahun melainkan seumur hidup. Dengan adanya visi yang jelas bersama pasangan maka kehidupan berkeluarga akan terencana dengan baik.
Demikian merupakan hal-hal yang harus diperhatikan secara seksama sebelum menikah. Pertimbangkan dengan baik sebelum mengambil keputusan untuk menikah karena pernikahan bukanlah hal yang sederhana yang dapat dilakukan tanpa pertimbangan. Pernikahan diharapkan hanya sekali seumur hidup, alangkah baiknya jika tidak ada penyesalan nantinya.
5.Tidak Merasa Tertekan
Banyak laki-laki maupun perempuan merasa tertekan dalam menjalani suatu hubungan. Pastikan dulu apa penyebab rasa tertekan tersebut. Jika rasa tertekan yang muncul akibat ketakutan akan hilangnya kebebasan apabila telah menikah nanti, maka ada baiknya untuk berkomunikasi dengan pasangan tentang hal ini untuk mengurangi rasa tertekan tersebut.
6.Hidup Akan Lebih Baik dengan Adanya Dirinya
Renungkanlah, bagaimana kehidupanmu dengan atau tanpa adanya dirinya? Apakah lebih baik, atau jauh lebih merepotkan jika bersama. Jika kehadirannya membuat hidup lebih baik, maka kamu sudah siap untuk menikah dengannya. Hubungan akan langgeng jika kedua belah pihak meraih suatu hal yang lebih baik.
7.Siap Melepaskan Segalanya
Dengan menikah, kamu harus siap melepas segalanya. Kamu tidak dapat dengan leluasa pergi tanpa izin pasangan. Semua demi kehidupan bersama. Jika ada yang mengajak untuk tidak peduli terhadap pasangan dan tetap bersikap seperti masih sendiri, kamu dapat menolaknya. Karena dalam suatu hubungan keluarga ada hak dan kewajiban yang wajib dilaksanakan.
8.Visi dalam Pernikahan
Apa rencanamu dengan pasangan setelah menikah? Bagaimana rencana jangka panjang mu nantinya? Semuanya harus dibicarakan bersama dengan pasangan. Karena hidup berkeluarga tidak hanya sehari, dua hari ataupun setahun dua tahun melainkan seumur hidup. Dengan adanya visi yang jelas bersama pasangan maka kehidupan berkeluarga akan terencana dengan baik.
Demikian merupakan hal-hal yang harus diperhatikan secara seksama sebelum menikah. Pertimbangkan dengan baik sebelum mengambil keputusan untuk menikah karena pernikahan bukanlah hal yang sederhana yang dapat dilakukan tanpa pertimbangan. Pernikahan diharapkan hanya sekali seumur hidup, alangkah baiknya jika tidak ada penyesalan nantinya.
Komentar
Posting Komentar